Kamis, 20 Juni 2019
Informasi KKP
: KKP Kelas I Tanjung Priok...Berkomitment sebagai Wilayah Bebas dari Korupsi (WB) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)....mariii kita dukung..!!

Siaga 24 Jam dalam melayani lebaran di Pelabuhan Tanjung Priok

Disusun oleh: Dewi Dyah Palupi, SKM, MKM

Menghadapi arus mudik lebaran Hari Raya Idul Fitri 1435 H /2014, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok  melaksanakan kegitan pengawasan arus mudik di  Pos Kesehatan Terminal Nusantara Pura II Tanjung Priok. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang setiap tahun selalu dilakukan dalam melakukan cegah tangkal penyakit menular potensial wabah.

Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit masih menjadi masalah kesehatan masyarakat karena dapat menyebabkan jatuhnya korban kesakitan dan kematian yang besar sehingga perlu diantisipasi dan dicegah penyebarannya dengan cepat dan tepat. Kejadian luar biasa penyebaran penyakit menular terutama dalam situasi khusus sangat dimungkinkan untuk terjadi, terutama pada saat hari raya Idul Fitri. Hal ini disebabkan karena mobilitas penduduk yang tinggi serta daya dukung lingkungan yang kurang kondusif. Keadaan ini perlu mendapatkan perhatian yang khusus, agar dampak yang timbul dapat di minimalisir.

Puncak arus balik di Terminal Penumpang Nusantara Pura II terjadi pada Hari Sabtu (9/8/2014). Terdapat 2 kapal penumpang yang mengangkut dan menuruni penumpang dengan jumlah yang besar pada hari itu. Kapal penumpang pertama yaitu KM. Mabuhay Nusantara yang datang dari Pontianak tanggal 9/8/2014 jam 12.00 WIB menurunkan penumpang sebanyak 557 orang, yang kemudian pada jam 21.00 WIB berangkat kembali tujuan Pontianak dengan membawa penumpang sebanyak 605 orang. Lalu kapal ke dua KM. KELUD yang datang dari Batam tanggal 9/8/2014 jam 23.30 WIB menurunkan penumpang sebanyak 2.279 orang dan melakukan keberangkatan menuju kembali ke Batam pada jam 02.00 WIB tanggal 10/8/2011 dengan membawa penumpang sebanyak 2.581 orang.

Pada puncak balik tersebut yang melakukan pengobatan di Pos Kesehatan KKP Kelas I Tanjung Priok terdapat 4 orang penumpang yang mendapatkan penanganan kesehatan dan hasilnya semua tidak terdeteksi penyakit menular potensial wabah.